Sikap Dalam Psikologi: Definisi Dan Faktor Pengaruh

Kategori Psikologi Perkembangan
sikap

Psikodemia.com – Sikap adalah kecenderungan, pandangan, pendapat atau pendirian seseorang untuk menilai suatu objek atau persoalan dan bertindak sesuai dengan penilaiannya dengan menyadari perasaan positif dan negatif dalam menghadapi suatu objek (Azwar, 2010).

Struktur Sikap

Sikap yang ditunjukan seorang individu terhadap objek, mempunyai struktur yang terdiri dari beberapa komponen. Saifudin Azwar (2010) menjelaskan komponen dalam struktur sikap yaitu:

  1. Komponen kognitif, yaitu suatu kepercayaan dan pemahaman seorang individu pada suatu objek melalui proses melihat, mendengar dan merasakan. Kepercayaan dan pemahaman yang terbentuk, memberikan informasi dan pengetahuan mengenai objek tersebut yang selanjutnya diproses menghasilkan suatu keputusan untuk bertindak.
  2. Komponen afektif, yaitu komponen yang berhubungan dengan permasalahan emosional subjektif individu terhadap sesuatu, secara umum  komponen ini disamakan dengan perasaan yang dimiliki terhadap suatu obyek.
  3. Komponen perilaku atau konatif, yaitu kecenderungan berperilaku seorang individu terhadap objek yang dihadapinya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan sikap

Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan sikap menurut Azwar (2010) antara lain:

1. Pengalaman pribadi

Dasar pembentukan sikap ialah pengalaman pribadi yang memberikan kesan yang kuat dengan melibatkan faktor emosional.

2. Kebudayaan

Kebudayaan tempat individu dibesarkan dapat mempengaruhi sikap individu.

3. Orang lain yang dianggap penting (Significant Others)

Umumnya individu tersebut akan memiliki sikap yang searah (konformis) dengan orang yang dianggap penting seperti orangtua, pacar, suami/isteri, teman dekat, guru, pemimpin.

4. Media massa

Dalam menyampaikan pesan, media massa cetak dan media massa elektronik membawa pesan-pesan sugestif yang dapat mempengaruhi opini. Ketika pesan sugestif yang disampaikan cukup kuat, maka akan memberi dasar afektif pada kita dalam menilai sesuatu hal hingga membentuk suatu sikap.

5. Institusi / Lembaga Pendidikan dan Agama

Institusi yang berfungsi meletakkan dasar pengertian dan konsep moral dalam diri individu. Pemahaman baik dan buruk, salah atau benar, yang menentukan sistem kepercayaan seseorang hingga ikut berperan dalam menentukan sikap individu.

6. Faktor Emosional

Suatu sikap yang dilandasi oleh emosi yang fungsinya sebagai semacam penyaluran frustrasi atau pengalihan bentuk mekanisme pertahanan ego. Dapat bersifat sementara ataupun menetap (persisten/tahan lama) seperti prasangka (sikap tidak toleran, tidak fair).

Referensi:
  1. Azwar, Saifudin. (2010). Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dengan semakin luas dan banyaknya penerapan ilmu psikologi, maka Psikodemia membantu menyediakan materi yang relevan dengan bidang keilmuan psikologi tersebut.