Psikoterapi Pendekatan Transpersonal

Kategori Terapi
Psikoterapi transpersonal

Psikodemia.com – Psikologi transpersonal adalah salah satu cabang ilmu psikologi yang mengintegrasikan aspek spiritual dan transendensi pengalaman manusia menggunakan kerangka psikologi modern.

Transpersonal didefinisikan sebagai pengalaman dimana kesadaran diri atau identitas diri melampaui (trans) individu atau pribadi untuk mencapai aspek-aspek yang lebih luas dari umat manusia, kehidupan, jiwa, atau kosmik (Scotton, 1996).

Kajian dalam psikologi transpersonal menggambarkan tentang integrasi pengalaman spiritual dalam teori psikologi modern serta merumuskan teori baru untuk menjelaskan pengalaman tersebut, termasuk dalam bidang psikoterapi.

Psikoterapi Transpersonal

Psikoterapi transpersonal adalah bentuk psikoterapi yang eklektik, penggambaran dari teknik-teknik dan pemahaman dari berbagai sumber spiritual dan psikologi (Davis, 2005).

Pelaksanaan  psikoterapi transpersonal  sangat  terkait  dengan  studi  mengenai potensialitas tertinggi manusia dan pengalaman spiritual, serta adanya keyakinan terhadap zat tertinggi. Psikoterapi transpersonal dapat dipahami sebagai peleburan dari tradisi-tradisi spiritual dan kajian psikologi modern

Fokus  psikoterapi  transpersonal, yang membedakannya dari psikoterapi yang lain, yaitu pada pengembangan diri menuju sesuatu yang  berhubungan  dengan  spiritualitas  (Rowan dalam Prabowo, 2008).

Tujuan Psikologi Transpersonal adalah pencapaian potensi tertinggi manusia seperti pada ketaksadaran tinggi, dengan melepaskan hambatan-hambatan. Psikoterapi transpersonal  meningkatkan kesadaran  yang  dapat  melepaskan  kekuatan  dalam  dan  memiliki  kekuatan  yang  akan membantu mencapai harmoni dalam diri (Effendy, 2006).

Dalam prakteknya, psikoterapi transpersonal tidak dapat didefinisikan dengan teknik. Namun bagi semua teknik bisa menjadi transpersonal setelah diberi kerangka transpersonal. Tak dapat dipungkiri bahwa meditasi dan teknik kesadaran lainnya adalah hal yang utama.Psikoterapi trasnpersonal menggunakan banyak  metode (Rowan, 1993), antara  lain visualisasi, afirmasi,  release,  guided imagery,  psikosintesis,  inner speech,  dan  penemuan  sub kepribadian, dreamwork, olah tubuh/bodywork (seperti bioenergetik, kesadaran indrawi, yoga, tai chi, aikido, biofeedback, dan lain-lain.), olah nafas (breathwork).  

Teknik-teknik tersebut diterapkan dengan tujuan utama mmebawa manusia pada kekuatan transendensi dalam mencapai harmoni diri.

Referensi: 
  1. Davis,  J.  1997.  Psychology  and  The  Transpersonal. http://www.Naropa.edu/faculty/ johndavis/tp/tpintro7.html.
  2. Effendi,  T.  (2006).  Meraih  Sukses  Dengan  Pencerahan  Diri.  Jakarta  :  PT  Elexmedia Komputindo .
  3. Prabowo, Hendro. 2008. Pengantar Psikologi Transpersonal. Jakarta: tidak diterbitkan.
  4. Rowan, J., The Transpersonal Psychotherapy and Counselling, London: Routledge, 1993.
  5. Scotton, Bruce W., Chinen, Allan B. dan Battista, John R., Eds. (1996) Buku teks Psikiatri dan Psikologi Transpersonal. New York: Basic Books.

Dengan semakin luas dan banyaknya penerapan ilmu psikologi, maka Psikodemia membantu menyediakan materi yang relevan dengan bidang keilmuan psikologi tersebut.