Organizational Citizenship Behavior Pada Organisasi

Kategori Psikologi Industri
Organizational Citizenship Behavior

Psikodemia.com – Podsakoff (2007) mendifinisikan Organizational Citizenship Behavior merupakan perilaku individu yang bebas, tidak secara langsung atau eksplisit diakui dalam sistem pemberian penghargaan dan dalam mempromosikan fungsi efektif organisasi.

Sementara Organ (2006) mendefinisikan Organizational Citizenship Behavior sebagai perilaku individual yang bersifat bebas, dan tidak secara langsung mendapat penghargaan dari sistem imbalan formal, tetapi secara keseluruhan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas fungsi-fungsi organisasi.

Atau dengan kata lain (Rohman dan Uti; 2018) Organizational Citizenship Behavior adalah perilaku karyawan yang melebihi peran yang diwajibkan, yang tidak secara langsung atau eksplisit diakui oleh sistem reward formal.

Dampak Organizational Citizenship Behavior Terhadap Organisasi dan Karyawan

Salah satu pentingnya Organizational Citizenship Behavior adalah tercapainya organisasi yang  memiliki kerjasama yang baik antar karyawan serta berorientasi pada tercapainya tujuan organisasi bukan pada kepentingan individu semata.

Triyanto dan Santosa (2009) berpendapat bahwa karyawan yang memiliki Organizational Citizenship Behavior akan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap organisasi tempatnya bekerja, dan dengan sendirinya akan merasa nyaman dan aman terhadap pekerjaannya.

Sedangkan karyawan yang tidak memiliki Organizational Citizenship Behavior akan mudah tertekan akan lingkungan pekerjaannya dan tidak merasa nyaman pada pekerjaannya sehingga mengakibatkan karyawan untuk keluar dari organisasi.

Wibowo (2013) berpendapat bahwa organisasi yang sukses memerlukan pekerja yang mau mengerjakan melebihi dari tugas mereka seperti biasa dan mengusahakan kinerja melebihi dari seperti yang diharapkan.

Organisasi memerlukan pekerja yang terikat dalam “ Good Citizenship Behavior”, seperti membuat pernyataan konstruktif tentang kelompok kerjanya dan organisasi, membantu orang lain dalam tim, melakukan pekerjaan ekstra secara sukarela, menghindari konflik yang tidak perlu, menunjukkan perhatian pada kepemilikan organisasi dan menghargai spirit.

Faktor – faktor yang mempengaruhi Organizational Citizenship Behavior

Faktor – faktor yang mempengaruhi Organizational Citizenship Behavior diantaranya (Organ & Gateman dalam Garg & Suri, 2013) adalah bahwa tingginya rasa psikologis pemberdayaan dalam suatu organisasi, juga akan memunculkan Organizational Citizenship Behavior yang lebih tinggi.

Sedangkan menurut Wibowo (2013), faktor-faktor yang mempengaruhi Organizational Citizenship Behavior, yaitu: pemberdayaan psikologi dan kepuasan kerja. Hal ini juga dikemukakan oleh Jim dkk (2013) menyatakan faktor-faktor yang mempengaruhi Organizational Citizenship Behavior, yaitu: pemberdayaan psikologi dan kompetensi.

Organisasi menginginkan dan memerlukan pekerja yang mau melakukan hal – hal yang tidak terdapat dalam job description. Organisasi berkepentingan dengan berkembangnya sumber daya manusia yang memiliki Organizational Citizenship Behavior karena dengan berkembangnya sumber daya manusia akan meningkatkan produktivitas rekan kerja, menghemat sumber daya yang dimiliki manajemen, menghemat sumber daya yang langka untuk memelihara fungsi kelompok di dalam organisasi.

Referensi:
  1. Garg, A. & Suri, S. (2013). Analyzing The Impact of Psychological Empowerment on Organizational Citizenship Behavior in Public Banking Sector. International Journal of Marketing. Vol.2, No.7,80-94.
  2. Organ, D. W., Podsakoff, P. M., & Mackenzie, S. B. (2006). Organizational Citizenship Behavior: It’s nature, antecedent and consequences. London: Sage Publication.
  3. Podsakoff, P. M., MacKenzie, S. B., Paine, J. B., & Bachrach, D. G. (2007). Organizational Citizenship Behavior: A Critical Review of the Theoretical and Empirical Literature and Suggestions for Future Research. Journal of Management. Vol.26.No.3, 513-563.
  4. Rohman, Nasrur & Izzati, Umi Anugerah. (2018). Hubungan Antara Pemberdayaan Psikologi Dan Organizational Citizenship Behavior Pada Pegawai Badan X Di Kota X. Character: Jurnal Psikologi, Volume 05, Nomor 02.
  5. Triyanto, A. & Santosa, E.A. (2009). Organizational Citizenship Behavior (OCB) dan Pengaruhnya Terhadap Keinginan Keluar dan Kepuasan Kerja Karyawan. Jurnal Manajemen. Vol.7, No.4, 1-13.
Dengan semakin luas dan banyaknya penerapan ilmu psikologi, maka Psikodemia membantu menyediakan materi yang relevan dengan bidang keilmuan psikologi tersebut.