Metode Penanganan atau Terapi Perilaku Abnormal

Psikodemia.com – Istilah yang sering digunakan dalam Metode Penanganan atau Terapi Perilaku Abnormal dari sisi psikologis adalah psikoterapi. Metode Penanganan atau Terapi Perilaku Abnormal Tujuan psikoterapi ini adalah untuk membantu klien mengatasi perilaku abnormal, memecahkan masalah, atau menemukan potensi diri sebagai individu. Seorang psikoterapis yang baik adalah yang memiliki jiwa empati, mau bertindak sebagai pendengar yang baik, peka terhadap kondisi klien dan senantiasa memberikan harapan akan kemajuan klien. Dalam melakukan psikoterapi, harus mempertimbangkan prinsip-prinsip dasar yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan klien, diantaranya:  Psikodinamika Prinsipnya…Lanjutkan Membaca “Metode Penanganan atau Terapi Perilaku Abnormal”

Sejarah Perilaku Abnormal

Psikodemia.com – Sejarah Perilaku Abnormal cukup panjang, hingga akhirnya menjadi suatu ilmu mengenai gangguan mental. Proses perkembangan sejarah perilaku abnormal/gangguan mental dimulai dari jaman demonologi. Demonologi dalam Sejarah Perilaku Abnormal Demonologi adalah suatu doktrin yang menyebutkan bahwa perilaku abnormal seseorang disebabkan oleh pengaruh roh jahat atau kekuatan setan. Masyarakat saat itu meyakini bahwa kekuatan roh atau setan dapat merasuk ke dalam tubuh seseorang dan mengontrol pikiran serta tubuh orang tersebut. Demonologi ditemukan dalam budaya Cina, Mesir, dan Yunani berdasarkan temuan jejak sejarah bahwa arkeolog menemukan lubang…Lanjutkan Membaca “Sejarah Perilaku Abnormal Dalam Ilmu Psikologi”

Metode Asesmen dalam Perilaku Abnormal

Psikodemia.com – Metode Asesmen dalam Perilaku Abnormal; Asesmen merupakan sebuah prosedur  yang melibatkan pengukuran dan evalusi klinisi terhadap individu dalam kerangka faktor-faktor psikologis, fisik, dan sosial yang mempengaruhi fungsi individu. Sumber data berasal dari data riwayat penyakit yang berasal dari informasi pasien (autoanamnesa) dan informasi riwayat penyakit yang diadapatkan dari orang lain seperti keluarga, teman, dan tetangga (alloanamnese). Tujuan dari asesmen ini adalah untuk mendiagnosa, mencari kemungkinan penyebab, membuat prognosis dan menentukan terapi yang sesuai. Metode Asesmen dalam Perilaku Abnormal Asesmen fisik: Asesmen fisik dilakukan dengan…Lanjutkan Membaca “Metode Asesmen dalam Perilaku Abnormal”

Gangguan Makan Bulimia Nervosa

Psikodemia.com – Gangguan makan terbagi menjadi dua tipe yaitu gangguan makan anoreksia nervosa dan gangguan makan bulimia nervosa. Gangguan Makan Bulimia Nervosa Karakteristik diagnostik Gangguan Makan Bulimia Nervosa: Episode berulang dari makan berlebihan. Makan dalam jumlah yang sangat banyak dalam periode waktu 2 jam. Merasa kehilangan kontrol terhadap makanan yang masuk dalam tubuh pada saat episode tersebut. Ada perilaku kompensasi untuk menjaga berat badan agar tidak bertambah, yaitu dengan membangkitkan rasa ingin muntah, menyalahgunakan obat pencahar atau diuretic, dan olahraga serta puasa berlebihan. Rata-rata terjadi dua episode…Lanjutkan Membaca “Gangguan Makan Bulimia Nervosa Pada Psikologi Abnormal”

gangguan makan Anoreksia Nervosa

Psikodemia.com – Gangguan Makan Anoreksia Nervosa; Gangguan makan adalah gangguan yang memiliki karakteristik pola makan yang terganggu dan menggunakan cara yang maladaptive dalam mengontrol berat badan. Orang yang mengalami gangguan ini, memiliki obsesi terhadap berat badan dan bermaksud untuk menampilkan citra tubuh yang kurus. Prevalensi gangguan ini lebih banyak pada wanita dibandingkan pria. Jumlah penderita gangguan makan pada pria sekitar sepersepuluh dari jumlah penderita wanita. Biasanya mulai muncul pada masa remaja dan dewasa, seiring dengan tuntutan tekanan sosial untuk menjadi kurus. Ada dua pola disfungsional…Lanjutkan Membaca “Gangguan Makan Anoreksia Nervosa”

penyebab abnormalitas

Psikodemia.com – Untuk memahami suatu abnormalitas secara komprehensif, diperlukan pengetahuan dan pemahaman akan penyebab abnormalitas. Perilaku abnormal muncul sebagai suatu kompleksitas dalam tubuh, pikiran, dan sosial budaya yang melibatkan masing-masing individu. Ada tiga dimensi yang berkaitan dengan kompleksitas tersebut, yaitu: Dimensi biologis penyebab abnormalitas Dimensi biologis ini berkaitan dengan warisan genetik, sebagai contoh seorang anak dari orangtua yang menderita depresi, secara statistik memiliki kemungkinan mengalami depresi yang lebih berat dibandingkan dengan orang lain yang orangtuanya tidak mengalami depresi. Selain itu, perilaku abnormal bisa jadi merupakan…Lanjutkan Membaca “Penyebab Abnormalitas Dalam Ilmu Psikologi”

Psikologi Abnormal

Psikodemia.com – Psikologi abnormal adalah cabang ilmu psikologi yang berupaya memahami pola perilaku abnormal dan cara menolong orang-orang yang mengalaminya. Perilaku normalitas Untuk memahami perilaku abnormal, diperlukan pemahaman akan perbedaan antara abnormalitas dan normalitas. Perilaku dikatakan normal dapat dipandang dari berbagai segi, yaitu: Normalitas sebagai kesehatan Dikatakan normal jika tidak sakit, tidak ada kondisi patologis, dan tidak ada symptoms sehingga fungsi dapat berjalan dengan semestinya. Normalitas sebagai suatu yg diidealkan Normalitas sebagai sesuatu yang optimal dan bukan hanya rata-rata, namun pandangan ini mendapat kritik karena…Lanjutkan Membaca “Psikologi Abnormal Dalam Keilmuan Psikologi”