Aggressive Driving

Psikodemia.com – Menurut James (Schafer, 2015) aggressive driving atau perilaku agresi berkendara merupakan mengemudi di bawah pengaruh ketidakstabilan emosi yang berdampak resiko bagi orang lain. Tasca (2000) menambahkan bahwa, perilaku agresi berkendara dilakukan secara sengaja, cenderung meningkatkan risiko kecelakaan dan dimotivasi oleh ketidaksabaran, kekesalan, permusuhan, dan atau upaya untuk menghemat waktu. Harris, Houston, Vazquez, Smither, Harms, Dahlke dan Sachau, (2014) mendukung pandangan tersebut dan menjelaskan, aggressive driving adalah bentuk perilaku mengemudi yang tidak aman yang bisa diukur tanpa mengacu pada kondisi emosi dan motivasi, karena…Lanjutkan Membaca “Aggressive Driving Dalam Psikologi”

perilaku berkendara tidak aman

Psikodemia.com – Parker (2012) menjelaskan definisi dari perilaku berkendara tidak aman adalah suatu perilaku berbahaya dalam mengemudi yang dilakukan oleh pengemudi kendaraan dan memungkinkan untuk terlibat dalam kecelakaan, dapat mengakibatkan cedera fatal bagi dirinya, penumpang, ataupun pengguna jalan lain seperti pejalan kaki, pengemudi lain, ataupun penumpang di dalam kendaraan lain. Sedangkan Perilaku berkendara tidak aman menurut Huang (2014) adalah cara seseorang mengemudi dengan mengabaikan hal-hal seperti menggunakan seat belt/ helm, mengemudi dalam keadaan mengantuk, sering menggunakan telepon selular saat berkendara, mengemudi di bawah pengaruh alkohol,…Lanjutkan Membaca “Perilaku Berkendara Tidak Aman Menurut Psikologi”

psikosis

Psikodemia.com – Psikosis adalah kondisi di mana penderitanya mengalami kesulitan membedakan kenyataan dan imajinasi. Gejala yang muncul pada penderita psikosis berupa delusi atau waham, dan halusinasi.¬† Sebagai contoh, penderita psikosis akan memiliki anggapan bahwa dirinya seorang agen rahasia negara namun pada kenyataannya tidak, atau mendengar suara orang berbicara meski tidak ada yang bersuara. Penanganan psikosis dapat dilakukan dengan pemberian obat dan psikoterapi. Jika tidak ditangani dengan tepat dan segera, kondisi ini dapat berdampak pada kemampuan pasien dalam hidup bersosial. Gejala Psikosis Gejala yang muncul pada…Lanjutkan Membaca “Psikosis Dalam Psikologi”

gangguan jiwa

Psikodemia.com – Penanganan gangguan jiwa dapat dilakukan dengan cara somatoterapi (terapi biologis) dan psikoterapi. Somatoterapi merupakan penanganan terhadap masalah-masalah tingkah laku dengan menggunakan teknik biologi yang meliputi: terapi obat-obatan, psikobedah dan terapi elektrokonvulsif. Asumsi dasar dari penanganan somatoterapi ini adalah gangguan fisiologis menyebabkan gangguan psikologis, dan dengan demikian maka ketika seseorang ditangani secara biologis maka tingkah lakunya akan berubah, penanganan ini biasanya dilakukan oleh psikiater. Sedangkan penanganan psikoterapi merupakan interaksi antara pasien dengan psikolog bertujuan untuk mengidentifikasi pikiran disfungsional yang melatarbelakangi awal munculnya pasien terkena…Lanjutkan Membaca “Penanganan Gangguan Jiwa”

delusi

Psikodemia.com – Menurut American Psychiatric Association (2000), delusi adalah Kepercayaan keliru yang berlandas pada referensi yang tidak sesuai mengenai realitas eksternal yang dipertahankan erat-erat, tidak peduli apapun keyakinan banyak orang dan tidak peduli apapun dasar-dasar dan bukti-bukti nyata tak terbantahkan yang menunjukkan kebalikannya. Orang yang mengalami delusi akan menceritakan suatu cerita dengan sangat yakin walaupun apa yang dia ceritakan sebenarnya tidak pernah terjadi atau hanya terjadi dalam khayalannya. Ia bisa saja terlihat seperti orang normal pada umumnya, hanya saja ia membuat pilihan yang sedikit berbeda…Lanjutkan Membaca “Delusi Dalam Psikologi”

Penyebab Gangguan Seksual Paraphilia

Psikodemia.com – Penyebab gangguan seksual paraphilia berasal dari beragam faktor yang melingkupi individu, seperti kondisi distress. Berikut adalah beberapa perspektif mengenai penyebab gangguan seksual paraphilia: Perspektif Biologis Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecil kemungkinan penyebab gangguan seksual¬†paraphilia disebabkan oleh masalah ketidaknormalan hormon. Hanya saja, banyak individu dengan paraphilia menyalahgunakan obat dan alkohol untuk melepaskan fantasi tanpa hambatan dari kesadaran. Perspektif Kultural Lingkungan keluarga dan budaya di mana seorang anak dibesarkan ikut mempengaruhi kecenderungannya mengembangkan perilaku seks menyimpang. Anak dengan orangtua yang sering menggunakan hukuman fisik dan…Lanjutkan Membaca “Penyebab Gangguan Seksual Paraphilia”

gangguan tidur tipe dissomnia

Psikodemia.com – Gangguan tidur adalah masalah tidur yang menyebabkan stress pribadi, mengganggu fungsi sosial, pekerjaan, atau peran lain. Diagnostic and statistical manual of mental disorder (DSM) mengelompokkan gangguan tidur dalam dua kategori utama, yaitu gangguan tidur tipe dissomnia dan gangguan tidur tipe parasomnia. Dalam artikel kali ini, akan dibahas gangguan tidur tipe dissomnia, yaitu gangguan tidur yang memiliki karakteristik terganggunya jumlah, kualitas, atau waktu tidur. Ada lima tipe khusus dissomnia, yaitu : Insomnia primer Insomnia berarti tidak tidur. Insomnia yang abnormal adalah insomnia yang terus…Lanjutkan Membaca “Gangguan Tidur Tipe Dissomnia Pada Individu”

gangguan tidur tipe parasomnia

Psikodemia.com – Pembagian kategorisasi ganggguan tidur ada dua tipe, yaitu dissomnia dan parasomnia. Kategorisasi yang akan dibahas pada artikel ini adalah gangguan tidur tipe parasomnia. Ada tiga tipe dari parasomnia, yaitu: Gangguan mimpi buruk (nightmare disorder) Gangguan mimpi buruk merupakan proses terjaga dari tidur secara berulang-ulang karena mimpi yang menakutkan. Gangguan mimpi buruk ini melibatkan cerita panjang seperti mimpi mendapat ancaman akan adanya bahaya fisik yang sangat dekat dengan individu, seperti dikejar, diserang, atau dilukai. Mimpi ini dapat diingat dengan jelas setelah bangun tidur dan…Lanjutkan Membaca “Gangguan Tidur Tipe Parasomnia Pada Individu”

Gangguan Seksual Paraphilia

Psikodemia.com – Gangguan seksual paraphilia adalah gangguan seksual dimana seseorang mengalami dorongan seksual yang berulang dan fantasi yang melibatkan objek bukan manusia atau pasangan yang tidak tepat atau tanpa persetujuan, atau situasi yang menyakitkan atau merendahkan. Paraphilia diambil dari akar Bahasa Yunani, yaitu para (pada sisi lain) dan philos (mencintai). Ciri Gangguan Seksual Paraphilia Ciri parafilia menurut DSM IV (diagnostic and statistical manual of mental disorder) adalah melibatkan dorongan atau fantasi seksual yang berulang dan kuat, yang bertahan selama 6 bulan atau lebih yang berpusat…Lanjutkan Membaca “Gangguan Seksual Paraphilia Dalam Ilmu Psikologi”

Perilaku Abnormal Menurut Teori Psikodinamika

Psikodemia.com – Perilaku abnormal dapat dijelaskan menurut kajian teori yang melatarbelakanginya. Perilaku abnormal menurut Teori Psikodinamika terjadi karena dua hal, yaitu konflik psikologis yang tidak disadari dan fiksasi pada tahapan perkembangan psikoseksual. Perilaku Abnormal Menurut Teori Psikodinamika Perilaku abnormal¬†mencerminkan simtom dari perlawanan dinamis dalam struktur pikiran, yaitu adanya konflik antara id, ego, superego: Id adalah struktur kepribadian yang mengandung insting seksual dan agresif yang berada sepenuhnya pada lapisn tidak sadar, dan tidak dapat menembus area sadar. Id memiliki kekuatan yang mendorongnya ke arah penemuhan segera…Lanjutkan Membaca “Perilaku Abnormal Menurut Teori Psikodinamika”