Reliabilitas Pengukuran Dalam Penelitian Psikologis

Psikodemia.com – Reliabilitas menunjuk pada konsistensi suatu alat ukur (Marliani, 2010). Artinya jika suatu alat ukur digunakan untuk mengukur aspek atau atribut yang sama seharusnya hasil yang diperoleh relatif tidak berbeda (Baltes at al., 1988). Baltes at al. juga mengutip pernyataan Anastasi (1968) bahwa, sekurang-kurangnya dalam domain pengukuran psikologis, konsistensi merupakan esensi dari reliabilitas. Dalam pengukuran, peneliti seharusnya telah yakin bahwa nilai-nilai bilangan telah diberikan untuk peristiwa-peristiwa atau atribut yang diamati dalam cara yang akurat, persis, dan konsisten. Meskipun demi-kian, menurut Baltes at al., selalu…Lanjutkan Membaca “Reliabilitas Pengukuran Dalam Penelitian Psikologis”

validitas pengukuran

Psikodemia.com – Validitas pengukuran (Marliani, 2010) menunjuk pada seberapa jauh suatu alat ukur mengukur apa yang hendak diukur dalam penelitian psikologis. Baltes at al. (1988) dan Friedenberg (1995) menyebutkan adanya empat bentuk validitas, yakni validitas muka (face validity), validitas isi (content validity), validitas empiris (emperical validity), dan validitas konstruk (construct validity). 1. Validitas muka Validitas muka menunjuk menyatakan bahwa suatu alat ukur tampak mengukur apa yang ingin diukur. Suatu tes aritmatik, misalnya, kurang memiliki validitas muka sebagai tes kosa kata, dan tes kosa kata kata…Lanjutkan Membaca “Validitas Pengukuran Dalam Penelitian Psikologis”

Jenis-Jenis Alat Ukur Psikologis

Psikodemia.com – Ada beberapa jenis alat ukur psikologis yang biasanya digunakan dalam penelitian psikologis, antara lain: tes, inventori kepribadian, skala sikap, observasi, dan wawancara (Ary, Yacob, & Razavieh, 1985; Baltes, Reese, & Nesselroad, 1988; Gay, 1987; Mc-Millan & Schumacher, 2002). 1. Tes Tes merupakan seperangkat stimulasi yang disajikan kepada individu untuk mendatangkan atau memperoleh respon-respon yang diekspresikan dalam bentuk skor angka. Skor ini didasarkan pada sampel perilaku individu yang representatif atau pada indikator-indikator dari atribut yang diukur oleh suatu tes. Dalam penelitian psikologi, dikenal adanya…Lanjutkan Membaca “Jenis-Jenis Alat Ukur Psikologis”

skala pengukuran

Psikodemia.com – Penelitian dalam bidang psikologi, demikian pula dalam bidang-bidang yang lainnya, selalu melibatkan isu tentang skala pengukuran (types of measurement scales). Penerapan skala pengukuran ini berkenaan dengan isu tentang interpretasi yang dapat diberikan terhadap bilangan-bilangan yang dihasilkan dari suatu pengukuran psikologis, dan legitimasi prosedur matematis tertentu yang diterapkan oleh peneliti dalam suatu pengukuran psikologis. Misalnya, apakah suatu alat ukur inteligensi setara dengan meteran, dapatkah hasil pengukuran psikologis dianalisis secara sama seperti hasil pengukuran fisik, dsb. Dalam penelitian psikologis (juga dalam penelitian bidang lainnya), terdapat…Lanjutkan Membaca “Skala Pengukuran Dalam Penelitan Psikologi”

pengukuran psikologis

Psikodemia.com – Pengukuran (measurement) merupakan suatu cara yang sistematis untuk menetapkan secara pasti bilangan-bilangan (angka-angka) atau nama-nama terhadap suatu obyek dan atribut-atributnya (Baltes, Reese & Neseselroade, 1988; Elmes, Kantowitz, & Roedriger III, 1992). Pengukuran sebagai aspek penting penelitian psikologis Pengukuran merupakan aspek penting dalam penelitian psikologis maupun penelitian-penelitian dalam bidang lainnya. Seperti dikemukakan oleh Boring, seorang tokoh psikologi yang terkenal (Elmes, Kantowitz, & Roedriger III), “…a science grows and progresses to the extent that it uses measurement …testable hypotheses imply that the predicted outcomes can…Lanjutkan Membaca “Pengukuran Dalam Penelitian Psikologis”