Athletic Coping Stress Inventory-28 (ACSI-28)

Kategori Psikologi Olahraga
acsi 28

Psikodemia.com – Athletic Coping Stress Inventory-28 (ACSI-28) adalah skala tes psikologi yang dikembangkan berdasarkan penelitian terhadap kebutuhan atlet (Smith, et al, 1995). Skala ini mengukur aspek-aspek determinan yang berhubungan dengan penampilan olahraga, sehingga skalanya bersifat multi dimensional.

7 Skala ACSI-28

Skala ini terdiri dari 28 item yang mengukur 7 kapasitas psikis untuk berperforma unggul dalam olahraga, meliputi:

  1. Coping with adversity (mengatasi hambatan)
  2. Peaking under pressure (beraksi di bawah tekanan)
  3. Goal-setting (penetapan tujuan)
  4. Concentration (konsentrasi)
  5. Freedom from worry (bebas dari kekhawatiran)
  6. Confidence and achievement motivation (kepercayaan diri dan motivasi berprestasi)
  7. Coachability/kesediaan dilatih (Smith, 1995).

Aspek-aspek tersebut ditemukan melalui analisis statistik terhadap hasil kuesioner survey mengenai pengalaman berolahraga (Athletic Survey Experiences) terhadap 637 responden yang berpatisipasi secara aktif dalam olahraga prestasi.

Sejarah Singkat ACSI-28

Kuesioner survey tersebut berjumlah 87 item dan merupakan bentuk awal dari ACSI-28 (Smith et al, 1995). Menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA), analisis tersebut menghasilkan 7 faktor dan skala. Ketujuh faktor ini kemudian dikembangkan menjadi kuesioner ACSI yang pada awalnya berjumlah 42 item.

Selanjutnya menggunakan sampel sejumlah 637 atlet pelajar, item-item ini diseleksi kembali berdasarkan nilai comparative fit index (CFI) dan Root Mean Square Error of Approximation (RMSEA) hingga menghasilkan 28 item yang kemudian disebut ACSI- 28 (Smith et al, 1995).

Penelitian selanjutnya menemukan ACSI-28 memiliki validitas internal konsistensi yang tinggi, antara 0.84-0.88 (Smith, et al, 1995). Nilai skor ACSI-28 juga dapat dgunakan sebagai prediktor kesuksesan penampilan atlet dalam olahraga.

Skor ACSI-28 terbukti secara berkorelasi postif dengan performa atlet dalam olahraga basket mahasiswa (Spieler, 2007; Kimborough, DeBolt & Balkin, 2007), sepakbola (Nicholls & Polman, 2007), dan beberapa olahraga kompetitif lainnya (Hatzigeorgiadis, 2006; Kristiansen, Roberts & Abrahamsen, 2007; Pensgaard & Roberts, 2003; Smith & Christensen, 1995).

Referensi:
  1. Gill, Diane. 2000. Sport psychology. New York; HarperCollins.
  2. Rahayuni, Kurniati. (2015). ANALISIS PSIKOMETRI VALIDITAS DAN RELIABILITAS KUESIONER ATHLETIC COPING STRESS INVENTORY-28 (CSAI-28) DALAM BAHASA INDONESIA. MOTION – Jurnal Universitas Islam 45 Bekasi. 6.
  3. Smith, R. E., Schutz, R. W., Smoll, F. L, and Ptacek, J. T. 1995. Development and validation of a multidimensional measure of sport-specific psychological skills: the Athletic Coping Skills Inventory-28. Journal of Sport and Exercise Psychology, 17, 379-398.
  4. Suryabrata, Sumadi. 2000. Pengembangan Alat Ukur Psikologis. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Dengan semakin luas dan banyaknya penerapan ilmu psikologi, maka Psikodemia membantu menyediakan materi yang relevan dengan bidang keilmuan psikologi tersebut.