Diperbarui Pada

Tes Psikologi Menurut Cronbach

Kategori Psikologi Klinis, Psikologi Umum
Tes Psikologi Menurut Cronbach

Psikodemia.com – Tes psikologi adalah tes yang digunakan untuk mengukur aspek-aspek psikologi yang merupakan representasi dari tingkah laku.

Lee J. Cronbach dalam bukunya Essentials of Psychologycal Testing (1970), mendefenisikan tes sebagai “… a systematic procedure for observing a person’s behaviour and describing it with the aid of a numerical scale or a category system”.

Tes adalah suatu prosedur yang sistematis untuk membandingkan tingkah laku dua orang atau lebih.

Tes adalah suatu prosedur untuk melakukan pengamatan terhadap perilaku seseorang dan mendeskripsikan perilaku tersebut dengan bantuan skala angka atau suatu sistem penggolongan.

Tes psikologi mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Tes psikologi sangat beragam tergantung dari kebutuhan dalam penggunaannya.

Menurut Cronbach (1970), tes diklasifikasikan dalam dua kelompok besar, yaitu tes yang mengukur performansi maksimal (maximal performance) dan tes yang mengukur performansi tipikal (typical performance).

Tes psikologi yang mengukur performansi maksimal (maximum performance)

Tes ini dirancang untuk mengungkap apa yang dapat dilakukan oleh individu dan seberapa baik ia dapat melakukannya.

Individu yang dikenai tes harus didorong untuk kemampuan maksimal yang dimilikinya dan berusaha sebaik mungkin. Kesiapan, motivasi dan keinginan untuk berusaha sangat penting dalam mengerjakan tes ini.

Karena itu, petunjuk pengerjaan tes harus dibuat sejelas dan setepat mungkin, termasuk cara pemberian skor serta batas waktu pengerjaan.

Tes yang tergolong dalam jenis tes ini adalah tes intelegensi, tes kemampuan khusus (misal tes bakat) dan tes yang mengukur kemampuan kognitif.

Tes psikologi yang mengukur performansi tipikal (typical performance)

Tes ini dirancang untuk mengungkap kecenderungan reaksi atau prilaku individu ketika berada dalam situasi-situasi tertentu.

Tes dibuat berstruktur ambiguous, yaitu memungkinkan untuk diinterpretasikan secara subyektif. Tes ini tidak dimaksudkan untuk mengukur apa yang dapat atau mampu dilakukan oleh individu, tetapi mengungkap apa yang akan dilakukannya.

Stimulus dalam pengerjaan tes ini seringkali  tidak mempunyai struktur yang jelas sehingga individu sulit untuk menebak jawaban yang terbaik yang harus diberikan. Individu tidak mengetahui bagaimana jawabannya nanti akan diberikan skor

Tes yang tergolong dalam jenis tes ini adalah tes minat, tes sikap, dan berbagai bentuk skala-skala kepribadian.

Referensi: 

  1. Azwar, Saifuddin.1999. Dasar-Dasar Psikometri. Pustaka Pelajar:
  2. Azwar, Saifuddin. Penyusunan Skala Psikologi. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
  3. Sobur, Alex. 2003. Psikologi Umum. Pustaka Setia:
  4. Sumadi Suryabrata. 1979. Pengukuran dalam psikologi kepribadian. Jakarta: CV Rajawali.
Dengan semakin luas dan banyaknya penerapan ilmu psikologi, maka Psikodemia membantu menyediakan materi yang relevan dengan bidang keilmuan psikologi tersebut.