Diperbarui Pada

Terapi Token Ekonomi Dalam Ilmu Psikologi

Kategori Terapi
terapi token ekonomi

Psikodemia.com – Salah satu teknik terapi behavioral yang cukup banyak digunakan dalam kasus anak adalah terapi token ekonomi.

Terapi Token Ekonomi merupakan suatu wujud modifikasi perilaku yang dirancang untuk meningkatkan perilaku yang diinginkan dan pengurangan perilaku yang tidak diinginkan dengan pemakaian Tokens (tanda-tanda).

Teknik ini digunakan untuk mengembangkan perilaku sesuai dengan tujuan yang diharapkan melalui penggunaan token.

Setiap individu mendapat token setelah menunjukan perilaku yang diharapkan. Selanjutnya, token itu dikumpulkan dan yang dipertukarkan dengan suatu obyek atau penghargaan yang bermakna.

Penghargaan yang diberikan harus menjadi rangsangan yang netral atau tidak berpihak, sebagai  reinforcement untuk perilaku yang dikelola dan diubah.

Karakteristik dasar terapi token ekonomi

Ada tiga karakteristik dasar dari token ekonomi yaitu:

  1. Perilaku yang akan diperkuat dinyatakan secara jelas.
  2. Prosedur didesain untuk memberikan stimulus yang diperkuat (token) ketika perilaku yang diinginkan (target behavior) muncul.
  3. Aturan dibuat untuk menentukan penukaran token pada obyek yang diperkuat.

Prinsip pokok terapi token ekonomi

Dalam penerapan token ekonomi, ada prinsip-prinsip yang perlu dipenuhi, yaitu

  1. Terapis harus memberikan token segera setelah perilaku target yang diinginkan terjadi.
  2. Terapis harus memberikan pujian pada individu di samping memberikan token setiap kali perilaku yang diinginkan terjadi
  3. Untuk anak-anak atau individu dengan cacat intelektual yang cukup parah, di awal program, penguat/reinforcement tambahan harus diberikan kepada individu bersamaan dengan diberikannya token, sehingga token akan lebih cenderung menjadi penguat bersyarat untuk masa depan.
  4. Karena token economi tidak tersedia dalam kehidupan nyata, maka sebelum individu berhenti melakukan treatment, prosedur token economy harus dihentikan.

Keuntungan dan kelemahan dari terapi token ekonomi

Keuntungan:

  1. Token dapat digunakan untuk memperkuat perilaku target segera setelah terjadi.
  2. Token ekonomi sangat terstruktur, oleh karena itu, target perilaku yang diinginkan diperkuat lebih sering secara konsisten.
  3. Pengkondisian token digeneralisasikan sebagai penguat karena mereka dipasangkan dengan berbagai reinforcers yang lain.
  4. Token dapat dikuantifikasi dengan mudah sehingga perilaku yang berbeda dapat diterima.
  5. Perilaku-perilaku yang ditunjukkan individu dapat dihargai dengan segera.
  6. Besarnya reward/hadiah adalah sama nilainya untuk semua individu dalam suatu kelompok.
  7. Penggunaan hukuman (respon cost) lebih sedikit resikonya dibandingkan bentuk-bentuk hukuman yang lain.
  8. Individu dapat belajar keterampilan-keterampilan yang berhubungan dengan masa depan.

Kelemahan:

  1. Kurangnya pembentukan motivasi intrinsik, karena token ekonomi merupakan dorongan dari luar diri.
  2. Dibutuhkan dana lebih banyak untuk penyediaan pengukuh pendukung/back up reinforcer.
  3. Adanya beberapa hambatan dari orang yang memberikan.
Referensi:
  1. Miltenberger, Raymon G. 2004. Behavior Modification: Principle and Procedures Third Edition. United States of America: Wadsworth.
  2. Soekadji, Soetarlinah. 1983. Modifikasi Perilaku: Penerapan Sehari-hari dan Penerapan Profesional. Yogyakarta: Liberty.
  3. Jenson, W. R., Sloane, H., & Young, R. (1988). Token economies. Applied behavior analysis in education: A structured teaching approach. New York: Prentice Hall.
  4. Sulzer-Azaroff, B., & Mayer, G. R. (1996). Applying behavior-analysis procedures with children and youth. New York: Holt, Rinehart, and Winston.
  5. Walker, H. M., & Buckley, N. (1974). Token reinforcement techniques. Eugene, OR: E-B Press.
Dengan semakin luas dan banyaknya penerapan ilmu psikologi, maka Psikodemia membantu menyediakan materi yang relevan dengan bidang keilmuan psikologi tersebut.