Diperbarui Pada

Terapi Tawa Untuk Mengatasi Stres

Kategori Populer, Terapi
terapi tawa untuk mengatasi stres

Psikodemia.com – Terapi tawa untuk mengatasi stres; Tertawa adalah kegiatan yang sangat sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Tertawa ternyata bisa menjadi terapi tersendiri bagi individu yang mengalami tekanan emosional.

Terapi tawa merupakan metode terapi dengan menggunakan humor dan tawadalam rangka membantu individu menyelesaikan masalah mereka, baik dalam bentuk gangguan fisik maupun gangguan mental. 

Terapi tawa merupakan suatu sesi latihan tawa berupa gabungan antara beberapa latihan yoga (pernafasan, peregangan, latihan tawa dengan stimulus, dan pengolahan sikap bermain anak-anak.

Penggunaan tawa dalam terapi akan menghasilkan perasaan lega pada individu. Ini disebabkan tawa secara alami menghasilkan pereda stress dan rasa sakit.

Terapi tertawa merupakan tertawa yang dimulai dengan tahap demi tahap, sehingga efek yang dirasakan bagi yang tertawa benar-benar bermanfaat.

Mengurangi gangguan fisik dan psikis dengan terapi tawa

Lebih dari 70% penyakit mempunyai hubungan dengan stress, diantaranya tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kecemasan, depresi, batuk dan flu kronis, gangguan syaraf, insomnia, gangguan pencernaan, alergi, asma, colitis, gangguan haid, migrain bahkan kanker.

Dalam terapi tertawa tidak menggunakan humor sebagai sebab untuk membuat seseorang tertawa tetapi dalam terapi tertawa hanya menggunakan tawa sebagai sebuah sebab yang membantu orang menyingkirkan rasa takut dan malu mereka serta membuat mereka menjadi lebih terbuka dan mulai melihat kelucuan hidup.

Terapi tawa untuk mengatasi stres

Tertawa akan mengurangi tingkat stress tertentu dan menumbuhkan hormon penyeimbang yang dihasilkan saat stress.

Tawa adalah salah satu cara terbaik untuk mengendurkan otot, tawa dapat memperlebar pembuluh darah dan mengirim lebih banyak darah hingga ke ujung-ujung dan ke semua otot di seluruh tubuh.

Satu putaran tawa yang bagus juga mengurangi hormon stress, epineprin dan cortisol. Bisa dikatakan tawa adalah sebentuk meditasi dinamis atau relaksasi.

Terapi tawa menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Tawa memang membantu mengontrol tekanan darah dengan mengurangi pelepasan hormon-hormon yang berhubungan dengan stress dan dengan memberikan relaksasi.

Dalam eksperimen telah dibuktikan bahwa terjadi penurunan 10-20 mm tekanan setelah seseorang penderita mengikuti 10 menit sesi tawa.

Tapi yang pasti tawa akan mengendalikan dan menghentikan penyakit ini. Demikian juga bila seseorang beresiko tinggi menjadi penderita penyakit jantung, tawa bisa menjadi obat pencegah yang paling baik, karena marah dan takut yang merupakan emosi penyebab serangan jantung bisa diatasi dengan tertawa.

Terapi tawa mengurangi depresi, Kecemasan dan Gangguan Psikomatis

Penyakit-penyakit yang berhubungan dengan pikiran, seperti kecemasan, depresi, gangguan syaraf dan yang mengalami insomnia dapat dibantu dengan terapi tertawa.

Tawa telah membantu banyak orang yang menggunakan obat anti depresi dan obat penenang dan dengan tawa juga orang-orang yang mengalami kecenderungan bunuh diri mulai mendapat harapan.

Terapi tawa membuat Tampak Lebih Muda

Tawa merupakan latihan yang sangat bagus untuk otot-otot wajah anda. Tawa mengencangkan otot-otot wajah dan memperbaiki ekspresi wajah.

Ketika tertawa, wajah anda tampak merah karena peningkatan pasokan darah yang menyegarkan kulit wajah dan membuat kulit wajah tampak cerah. Orang-orang yang suka tertawa tampak lebih cerah dan menarik.

Tahapan terapi tawa

Satu sesi adalah kombinasi antara latihan pernapasan, peregangan dan berbagai teknik tawa stimulus. Biasanya satu sesi tawa memakan waktu antara 20 sampai 30 menit, setiap putaran tawa berlangsung selama 30-40 detik, diikuti dengan tepuk tangan dan latihan ho ho ho ha ha ha.

  1. Tepuk tangan seirama 1-2…1-2-3 sambil mengucapkan Ho-ho… Ha-Ha-Ha…
  2. Lakukan pernafasan dalam dengan tarikan nafas melalui hidung dan dihembuskan. (bersama kata-kata: Haaa!!/ Hooo!!)
  3. Gerakkan engsel bahu ke depan dan ke arah belakang
  4. Kemudian menganggukkan kepala ke bawah hingga dagu hampir menyentuh dada, lalu mendongakkan kepala ke atas belakang,
  5. Putar pinggang ke arah kanan kemudian ditahan beberapa saat, kemudian memutar ke arah kiri dan ditahan beberapa saat, lalu kembali ke posisi semula
  6. Tawa singa: julurkan lidah sepenuhnya dengan mata terbuka lebar dan tangan teracung seperti cakar sing dan tertawa dari perut
  7. Setiap selesai melakukan satu tahap dianjurkan menarik napas secara pelan dan dalam.
  8. Ulangi langkah pertama dan diikuti tawa bersemanagat
  9. Tawa Bersemangat, dalam tawa ini tutor memberikan aba-aba untuk memulai tawa, 1, 2, 3…. semua anggota klub tertawa serempak, diarapkan jangan ada yang tertawa lebih dulu atau belakangan, harus kompak seperti nyayian koor. Dalam tawa ini tangan diangkat ke atas beberapa saat lalu diturunkan dan diangkat kembali, sedangkan kepala agak mengdongak ke belakang. Melakukan tawa ini harus bersemangat. Jika tawa bersemangat mau berakhir maka sang tutor mengeluarkan kata, ho ho ho….. ha ha ha….. beberapa kali sambil bertepuk tangan.

Tertawa bisa membantu untuk membentuk pola pikir positif sehingga selanjutnya kita akan berpikir dengan cara yang lebih positif.

Tertawa merupakan cara yang paling baik dan paling ekonomis dalam melewati stress. Tertawa akan merelakskan otot-otot yang tegang.

Tertawa juga melebarkan pembuluh darah sehingga memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh.  Jadi, bisa dikatakan tertawa merupakan meditasi dinamis atau teknik relaksasi yang dinamis.

Referensi:
  1. Gifari, Sofyan. 2008. Tertawa Sebagai Terapi Bagi Kesehatan.
  2. Kushariyadi, S. 2011. Terapi Modalitas Keperawatan Pada Klien Psikogeriatrik. Jakarta : Salemba Medika.
  3. Sarafino, E.P. (1998). Health psychology: Biopsychosocial interaction. NewYork: John Wiley & Sons, Inc.
Dengan semakin luas dan banyaknya penerapan ilmu psikologi, maka Psikodemia membantu menyediakan materi yang relevan dengan bidang keilmuan psikologi tersebut.