Diperbarui Pada

Metodelogi Dalam Bidang Keilmuan Psikologi

Kategori Psikologi Umum
metodelogi dalam bidang keilmuan psikologi

Psikodemia.com – Ada beberapa beberapa metodelogi dalam bidang keilmuan psikologi yang digunakan dalam kajian keilmuan tersebut.

Banyak metode dalam psikologi digunakan untuk menguatkan temuan akan data ilmuan dan meminimalisir kelemahan antar metode. Berikut adalah beberapa metodelogi dalam bidang keilmuan psikologi:

1. Metodologi Eksperimental

Eksperimen seringkali digunakan dalam setting laboratorium.

Peneliti mempunyai kontrol penuh dalam menentukan rancanan penelitian dan pelaksanaannya.

Metode eksperimen terbagi menjadi dua jenis, yaitu (1) eksperimen murni dan (2) eksperimen kuasi.

Metode penelitian umumnya dimulai dengan hipotesis yakni prediksi/peramalan, percabangan dari teori, diuraikan dan dirumuskan sehingga bisa diujicobakan.

2. Observasi Ilmiah

Observasi atau pengamatan, dilakukan pada perilaku yang ditunjukkan secara tidak sengaja atau bersifat alamiah dalam berbagai setting lingkungan.

Sebagai contoh, observasi perilaku makan pada anak usia sekolah, atau perilaku menawar yang terjadi di pasar.

Observasi dapat dilakukan dengan peneliti berperan menjadi bagian langsung dari objek obsevasi maupun sebagai orang di luar objek observasi.

3. Sejarah Kehidupan (metode biografi)

Sejarah kehidupan seseorang dapat digunakan sebagau sumber data yang penting untuk mengenal karakteristik individu.

Dalam metode ini orang menguraikan tentang keadaaan, sikap – sikap ataupun sifat lain mengenai orang yang bersangkutan.

Pada metode ini disamping mempunyai keuntungan juga mempunyai kelemahan, yaitu tidak jarang metode ini bersifat subjektif.

Sejarah kehidupan dapat disusun melalui dua cara yaitu: pembuatan buku harian dan rekonstruksi biografi.

4. Wawancara

Wawancara diseringkali digunakan sebagai metode yang meneliti keabsahan hasil data dari metode-metode terdahulu.

Wawancara merupakan tanya jawab antara peneliti dan orang yang diteliti untuk memperoleh data seputar lingkungan kehidupan individu, baik perilaku maupun sikap.

Kelebihan metode ini adalah dapat bertatap muka langsung dengan orang yang diwawancarai sehingga ada interaksi yang saling menguntungkan.

Ada beberapa teknik wawancara yaitu: wawancara bebas, wawancara terarah, wawancara terbuka dan wawancara tertutup.

5. Angket untuk metodelogi dalam bidang keilmuan psikologi

Angket merupakan wawancara dalam bentuk tertulis. Semua pertanyaan telah di susun secara tertulis dan dijawab secara tertulis pula. Jawaban-jawabannya akan dianalisis untuk mengetahui hal-hal yang diselidiki.

6. Pemeriksaan Psikologi

Pemeriksaan psikologi lebih dikenal dengan psikotes. Metode ini menggunakan alat-alat tes psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat digunakan oleh para ahli yang memiliki kewenangan di bidangnya.

7. Metode Statistik

Metode ini menggunakan analisa data dengan menggunakan pengukuran angka sehingga didapatkan nilai-nilai angka tertentu yang dapat digunakan untuk menjabarkan hasil dari suatu data penelitian.

Referensi: Walgito, Bimo. 2010. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi; Sarwono, Sarlito. (2012). Pengantar Psikologi Umum. Jakarta: Rajawali Pers.

Dengan semakin luas dan banyaknya penerapan ilmu psikologi, maka Psikodemia membantu menyediakan materi yang relevan dengan bidang keilmuan psikologi tersebut.