persepsi

Psikodemia.com – Seringkali kita mendengar kata persepsi di berbagai pembicaraan. Banyak diantara individu menjadi saling beradu pendapat karena persepsi yang berbeda terhadap suatu peristiwa. Ada pula yang dipertemukan dalam kondisi saling tidak kenal di awal karena kesamaan persepsi akan suatu hal atau peristiwa. Lalu, apakah itu persepsi? Menurut Irwanto (1989) persepsi adalah proses diterimanya rangsang (objek, kualitas, hubungan antar gejala maupun peristiwa) sampai rangsang itu disadari dan dimengerti. Proses tersebut melibatkan organisasi dan interpretasi  kesan dari panca indera agar dapat memberikan arti bagi lingkungan individu….Lanjutkan Membaca “Persepsi dalam Psikologi”

Tes Psikologi Menurut Cronbach

Psikodemia.com – Tes psikologi adalah tes yang digunakan untuk mengukur aspek-aspek psikologi yang merupakan representasi dari tingkah laku. Tes adalah suatu prosedur yang sistematis untuk membandingkan tingkah laku dua orang atau lebih. Tes adalah suatu prosedur untuk melakukan pengamatan terhadap perilaku seseorang dan mendeskripsikan perilaku tersebut dengan bantuan skala angka atau suatu sistem penggolongan. Tes psikologi mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Tes psikologi sangat beragam tergantung dari kebutuhan dalam penggunaannya. Menurut Cronbach (1970), tes diklasifikasikan dalam dua kelompok besar, yaitu tes yang mengukur performansi…Lanjutkan Membaca “Tes Psikologi Menurut Cronbach”

Observasi dalam Psikologi Klinis

Psikodemia.com – Observasi dalam psikologi klinis memiliki peran cukup penting. Menurut Banister (dalam Poerwandari 2001) istilah observasi berasal dari bahasa Latin yang berarti melihat dan memperhatikan. Observasi berarti mengamati bertujuan untuk mendapat data tentang suatu masalah sehingga diperoleh pemahaman, atau sebagai alat rechecking atau pembuktian, terhadap informasi/keterangan yang diperoleh sebelumnya. Observasi dalam psikologi klinis bertujuan untuk mendapatkan data tentang permasalahan klinis. Cohen dan Swerdlik (2010) menyatakan bahwa observasi digunakan untuk asesmen awal dan mendesain intervensi klinis yang diterapkan pada pengaturan klinis. Jenis-jenis observasi dalam dibedakan sebagai berikut 1. Observasi partisipan…Lanjutkan Membaca “Observasi dalam Psikologi Klinis”

Wawancara dalam psikologi klinis

Psikodemia.com – Wawancara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah (1) tanya jawab dengan seseorang (pejabat dan sebagainya) yang diperlukan untuk dimintai keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal, untuk dimuat dalam surat kabar, disiarkan melalui radio, atau ditayangkan pada layar televisi; (2) tanya jawab direksi (kepala personalia, kepala humas) perusahaan dengan pelamar pekerjaan; (3) tanya jawab peneliti dengan narasumber. Kata wawancara identik dengan tanya jawab untuk mendapatkan informasi dari sumber tertentu. Dalam asesmen klinis wawancara tidak dapat berdiri sendiri, sehingga digunakan bersama dengan metode lain, seperti observasi dan…Lanjutkan Membaca “Wawancara Dalam Psikologi Klinis”

4 komponen asesmen dalam psikologi klinis

Terdapat 4 komponen asesmen dalam psikologi klinis yang saling berkaitan, yaitu: Perencanaan dalam prosedur pengumpulan data Perencanaan meliputi apa yang perlu diketahui dan bagaimana cara memperoleh jawabannya. Dalam perencanaan ini perlu dipertimbangkan tujuan dilakukannya asesmen agar prosedur yang direncanakan dapat tepat sasaran. Tujuan asesmen adalah untuk melakukan klasifikasi(diagnosa medis), deskripsi variabel atau untuk prediksi. Maka dari itu, dalam proses perencanaan haruslah sudah ditetapkan tujuan asesmen dari awal agar apa yang direncanakan dapat menjawab tujuan dari pengumpulan data yang dilakukan. Pengumpulan data untuk asesmen Proses pengumpulan…Lanjutkan Membaca “4 Komponen Asesmen Dalam Psikologi Klinis”

Asesmen dalam Psikologi Klinis

Psikodemia.com – Asesmen adalah pengumpulan informasi yang digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Asesmen dalam psikologi klinis identik dengan asesmen untuk mengeksplorasi kepribadian klien untuk mendapat gambaran diri klien. Asesmen kepribadian tersebut adalah seperangkat proses yang digunakan untuk membentuk citra, membuat keputusan, mengecek hipotesa tentang pola karakteristik individu yang menentukan pola perilakunya dalam interaksi dengan lingkungan ( Sundberg dalam Phares. 1992). Asemen menjadi penting dalam sebuah proses klinis karena menjadi pintu pertama dalam menghadapi klien, sehingga harus dilakukan dengan metode yang tepat untuk mendapatkan data…Lanjutkan Membaca “Asesmen dalam Psikologi Klinis”

Struktur kepribadian

Psikodemia.com – Menurut Jung, tingkah laku manusia dipicu struktur kepribadian, yang bukan hanya dibentuk karena masa lalu tetapi juga oleh pandangan orang mengenai masa depan, tujuan, dan aspirasinya. Kejadian masa lalu dan antisipasi masa depan dapat juga mempengaruhi atau membentuk tingkah laku. Struktur kepribadian Jung menegaskan bahwa keperibadian mencakup seluruh aspek pikiran, perasan, dan tingkah laku, kesadaran maupun ketidaksadaran. Kepribadian tersebut membimbing orang untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan social dan lingkungan fisik. Struktur kepribadian disusun oleh sistem yang beroperasi dalam tiga tingkat kesadaran, yaitu Ego…Lanjutkan Membaca “Struktur kepribadian Dalam Pandangan Jung”

Perbedaan konsep kepribadian

Psikodemia.com – Terdapat perbedaan konsep kepribadian dari beberapa ahli dalam bidang Psikologi, termasuk diantaranya Freud dan Adler. Teori psikodinamika adalah teori yang berusaha menjelaskan hakikat dan perkembangan kepribadian manusia, dengan dasar asumsi bahwa sumber terjadinya perilaku dapat berupa dorongan yang disadari maupun yang tidak disadari. Perbedaan konsep kepribadian menurut Adler dan Freud Teori psikodinamika ditemukan oleh Sigmund Freud (1856-1939). Dia memberi nama aliran psikologi yang dia kembangkan sebagai psikoanalisis. Paradigma psikoanalisis tersebut kemudian dikembangkan oleh beberapa pakar, diantaranya Alfred Adler. Sigmund Freud dan Alfred Adler…Lanjutkan Membaca “Perbedaan Konsep Kepribadian Menurut Freud Dan Adler”

Ketidaksadaran kolektif

Psikodemia.com – Salah satu teori Jung yang paling kontroversial adalah ketidaksadaran kolektif. Ketidaksadaran kolektif diartikan sebagai suatu sitem psikis yang paling kuat dan paling berpengaruh, dan pada kasus-kasus patologis mengungguli ego dan ketidaksadaran pribadi. Ingatan tersebut diwariskan berulang antargenerasi sebagia sebuah kecenderungan bertindak. Tak sadar kolektif ini merupakan pondasi ras yang diwariskan dalam keseluruhan struktur keprbadian. Ketidaksadaran kolektif dalam teori Calr Gustav Jung Isi utama dari ketidaksadaran kolektif adalah archetype, yang muncul dalam kesadaran dalam bentuk simbolisasi. Archetype adalah bentuk pikiran yang memiliki muatan emosi…Lanjutkan Membaca “Ketidaksadaran Kolektif Dalam Teori Calr Gustav Jung”

Tiga Struktur Kepribadian

Psikodemia.com – Sigmund Freud adalah tokoh penting dalam perkembangan sejarah psikologi. Menurut Freud (1923), ada tiga struktur kepribadian yang saling melengkapi, yaitu Id, Ego, dan SuperEgo. Freud mendeskripsikan kepribadian dalam tiga sistematika besar, yaitu Struktur Kepribadian, Dinamika Kepribadian, dan Perkembangan Kepribadian. Dibawah ini adalah perbandingan ketiga struktur kepribadian tersebut, dapat dilihat dalam tabel berikut: Tabel Perbandingan Tiga Struktur Kepribadian Id Ego Superego Original sistem, berisi insting dan penyedia energy psikis untuk dapat beroperasinya system yang lain Hanya mengetahui dunia dalam, tidak berhubungan dengn dunia luar,…Lanjutkan Membaca “Tiga Struktur Kepribadian Menurut Freud”