Faktor Pendukung Keberhasilan Atlet: Psikologi Olahraga

Kategori Psikologi Olahraga
Faktor Pendukung Keberhasilan Atlet

Psikodemia.com – Faktor pendukung keberhasilan atlet dapat berasal dari dalam maupun dari luar atlet itu sendiri yang meliputi faktor fisik, psikis, teknik, taktik, pelatih, sarana dan prasarana latihan, latihan, sosial, dan sebagainya.

Keberhasilan atlet dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang saling mendukung antara faktor yang satu dengan lainnya.

Menurut Alderman dalam Sudibyo Seyobroto (1993) menyatakan bahwa penampilan atlet dapat ditinjau dari empat dimensi yaitu :

  1. Dimensi kesegaran jasmani meliputi antara lain daya tahan, daya ledak, kekuatan, kecepatan, kelentukan, kelincahan, reaksi, keseimbangan, ketepatan, dan sebagainya.
  2. Dimensi keterampilan meliputi antara lain: kinestetika, kecakapan berolahraga tertentu, koordinasi gerak, dan sebagainya.
  3. Dimensi bakat pembawaan fisik meliputi antara lain: keaadan fisik, tinggi badan, berat badan, bentuk badan, dan sebagainya.
  4. Dimensi psikologik meliputi motivasi, percaya diri, agresivitas, disiplin, kecemasan, intelegensi, keberanian, bakat, kecerdasan, emosi, perhatian, kemauan, dan sebagainya.

Sedang Singer dalam Singgih D Gunarsa (1989) menyatakan bahwa olahraga adalah kegiatan yang meliputi aspek fisik, teknik dan, psikis.

Prestasi puncak olahraga merupakan aktualisasi dari ketiga aspek tersebut. Aspek fisik adalah keadaan atlet yang berhubungan dengan struktur morfologis dan antropometrik yang diaktualisasikan dalam prestasi.

Aspek teknik adalah potensi yang dimiliki atlet dan dapat berkembang secara optimal untuk menghasilkan prestasi tertentu.

Sedang aspek psikis berhubungan dengan struktur dan fungsi aspek psikis baik karakterologis maupun kognitif yang menunjang aktualisasi potensi dan dilihat pada prestasi yang dicapai.

Aspek psikis merupakan bagian dari pembinaan atlet untuk meraih prestasi tinggi sehingga perlu adanya kajian khusus mengenai hal tersebut yaitu psikologi olahraga.

Psikologi Olahraga sebagai salah satu faktor pendukung keberhasilan atlet

Psikologi olahraga merupakan bagian dari psikologi umum yang membantu mencetak atlet dari pemula menjadi juara atau memperlihatkan prestasinya, dan membantu atlet berbakat untuk mampu mengaktualisasikan bakatnya dalam prestasi puncak.

Psikologi Olahraga diartikan Psikologi yang diterapkan dalam bidang olahraga meliputi baik langsung terhadap atlet sebagai pribadi atau dalam tim maupun faktor- faktor di luar atlet yang berpengaruh terhadap kepribadian dan penampilan atlet (Singgih D Gunarsa).

Kajian Psikologi Olahraga meliputi:

  1. Psikologi Perkembangan; Psikologi Perkembangan meliputi pengetahuan mengenai masa- masa seorang atlet mengalami /memperlihatkan kemampuan melatih diri, faktor bakat, keturunan dan pengalaman serta proses- proses kematangan.
  2. Psikologi Belajar; Psikologi Belajar berhubungan dengan proses perencanaan, pelaksanaan latihan, dan faktor- faktor yang mempengaruhi proses belajar dan evaluasinya (latihan adalah proses belajar).
  3. Psikologi Kepribadian; Psikologi Kepribadian meliputi cara- cara beradaptasi, konsep diri, percaya diri, disiplin, tanggung jawab, motivasi, kognisi, emosi dsb.
  4. Psikologi Sosial; Psikologi Sosial terkait dengan hubungan antar pribadi dan kelompok, komunikasi dengan pelatih/pembina, keterbukaan atau menutup diri.
  5. Psikometri; Psikometri berhubungan dengan berbagai pengukuran terhadap keadaan psikis atlet meliputi, intelegensi, minat, motivasi, sikap, kepribadian, tingkahlaku dan sebagainya.
Referensi:
  1. Singgih D Gunarsa. (1989). Psikologi Olahraga.Jakarta:BPK. Gunung Mulia
  2. Singer, Robert N. (1986). Peak Performance and more. New York: MP Inc.
  3. Sudibyo Setyobroto.(1993). Psikologi Kepelatihan. Jakarta:CV Jaya Sakti
Dengan semakin luas dan banyaknya penerapan ilmu psikologi, maka Psikodemia membantu menyediakan materi yang relevan dengan bidang keilmuan psikologi tersebut.