Biopsikologi: Definisi dan Penjelasan

Kategori Biopsikologi
biopsikologi

Psikodemia.com – Biopsikologi merupakan pendekatan psikologi dari aspek biologi. Biopsikologi adalah studi ilmiah tentang biologi perilaku, contohnya seperti : “Mengapa jantung terasa berdebar ketika sedang takut atau jatuh cinta?” , “Mengapa wajah orang menjadi merah ketika sedang marah?” atau “Bagaimana bisa orang yang bahagia atau stress dapat mempengaruhi kesehatannya?”.

Studi biologi-perilaku memiliki sejarah yang panjang. Pada abad ke-20 biopsikologi belum berkembang menjadi suatu disiplin neurosains. Penerbitan The Organization of Behavior pada 1949 oleh D.O Hebb memiliki peran besar dalam eksistensi Biopsikologi dalam dunia pengetahuan.

Dalam bukunya tersebut, Hebb mengembangkan suatu teori komprehensif (luas dan lengkap tentang  suatu ruang lingkup atau isi) pertamanya tentang bagaimana suatu fenomena yang kompleks mungkin di produksi oleh aktivitas otak, seperti pemecahan masalah, emosi, persepsi dan ingatan.

Namun, teori Hebb tersebut banyak dianggap remeh orang lain, karena mereka menganggap bahwa fungsi psikologis terlalu kompleks untuk dicari akar fisiologis atau proses kimiawi-otak nya.

Hebb mendasarkan teorinya pada berbagai eksperimen yang melibatkan manusia maupun hewan dalam suatu laboratorium, pada studi-studi kasus klinis, dan pada argumen-argumen logis yang dikembangkan dari observasinya yang menunjukan suatu pemahaman yang mendalam dan akuratterhadap kehidupan sehari-hari. Pendekatan eklektiknya (bersifat memilih yang terbaik dari berbagai sumber tentang orang, gaya, metode) menjadi suatu ciri khas penyelidikan biopsikologis.

Pengertian Biopsikologi

Biopsikologi adalah ilmu yang mempelajari mekanisme perilaku dan pengalaman dari sisi fisiologi, evolusi, serta perkembangan. Pembahasan biopsikologi terpusat pada fungsi otak. Biopsikologi merupakan pendekatan psikologi dari aspek biologi.

Pengertian-pengertian biopsikologi menurut para ahli :

  • Dewsbury (1991) – Biopsikologi adalah studi ilmiah tentang biologi tingkah laku.
  • Pinel (2009) menyebutnya dengan istilah Biopsikologi karena menunjukan pendekatan biologis pada studi tentang psikologi bukan pendekatan psikologi pada studi tentang biologi.

Biopsikologi adalah ilmu yang membahas keterkaitan antara aspek biologis dan aspek psikologis yang dalam hal ini secara khusus berobjek pada manusia. Studi biopsikologi dipelajari di dunia psikologi tentang manusia.

Kaitan Biopsikologi dengan Ilmu Lain

Meskipun biopsikologi tergolong ilmu yang masih muda, namun ia memiliki perkembangan yang cepat dan memiliki kaitan yang erat dengan disiplin ilmu yang lain, diantaranya:

  1. Biological Psychiatry, membahas tentang biologi yamg berkaitan dengan penyimpangan psikiatris dan perlakuan (treatment) terhadap penyimpangan tersebut melalui manipulasi otak.
  2. Developmental Neurobiology, membahas tentang perubahan sistem saraf sejalan dengan kemasakan dan usia; neurobiology biasa juga disebut dengan neuroscience.
  3. Neuroanatomy, mempelajari tentang struktur atau anatomi sistem saraf.
  4. Neurochemistry, mempelajari proses-proses kimiawi yang muncul akibat aktivitas saraf, terutama proses yang mendasari transmisi sinyal melalui sel-sel saraf.
  5. Neuroendocrinology, mempelajari interaksi antara sistem saraf dengan kelenjar-kelenjar endokrin dan hormon-hormon yang diproduksinya.
  6. Neuroethology, mempelajari kaitan antara sistem saraf dan perilaku yang muncul dalam lingkungan alami hewan dan dalam lingkungan laboratorium yang dikontrol ketat.
  7. Neuropathology, mempelajari penyimpangan sistem saraf.
  8. Neuropharmacology, mempelajari efek obat-obatan pada sistem saraf, terutama yang mempengaruhi transmisi sel saraf.
  9. Neurophysiology, mempelajari respon sistem saraf, terutama yang terlibat dalam transmisi sinyal elektronik melalui sel-sel saraf dan antara sel-sel saraf.
Referensi :
  1. Pinel, John P.J. (2009). Biopsikologi: Edisi Ketujuh (Terj.) Yogyakarta : Pustaka Pelajar

 

Dengan semakin luas dan banyaknya penerapan ilmu psikologi, maka Psikodemia membantu menyediakan materi yang relevan dengan bidang keilmuan psikologi tersebut.